Dinding Kenangan

Kuretapi kehidupanku yang telah lama di muka bumi ini

Kehidupan yang cukup lama kurasakan

Hidup di bawah naungan atap dan diatas hamparan kramik

Hidup bertahun tahun bak tak ada hentinya

Kini diriku sudah dewasa

Tembok yang halus mulai berjamur

Rumah yang dulu berdiri kokoh bak baja

Kini mulai rapuh bak kertas terkena air

Rumah yang membawa kenangan akan masa lalu bersama keluarga

Berisi pundi pundi tawa bersama mereka

Yang selalu menemani diriku

Namun diriku senang akan rumah ini

Biar diriku tetap disini bersama rumah yang selalu menemaniku ini

Rahmatullah Akmal Mu’afa Ahmada

Kraksaan, 11 Oktober 2019

Baca Juga !!!

Sandiwara Daksa – Muhammad Afrizal

Sandiwara Daksa Adalah takut yang sebenarnya, ketakutan sejati Saat hati mulai berisyarat suatu kepergian Dimana keadilan tentang keinginan bersama? Keadaan bahkan merenggut senyum bibir yang kentara Waktu yang mulai kubencikan ...

Ricuh – M. Yusuf

Ricuh Ugatkah kau manusia? Bekas kubangan kaki yang kau tinggal Sunggguh terlalu mahal pengabdianmu Bumi semakin keruh Sakitnya tanah kita Atas aah yang kau tempuh Jika kau selalu mengikuti egomu ...

Kisahku berkisah; tentangmu – Risal Jailani

Kisahku berkisah; tentangmu Kutemukan bayang-bayang tak nampak kadal lidahmu Jika kau masih belum percaya, izinkan aku berkisah 1/ Surat pertama berkisah tentang kejujuranmu yang kau bumbui dengan racikan dusta Kilahanmu ...

Menjamah Keterpurukan M. Afrizal Agung Laksono

Menjamah Keterpurukan   Tampaknya ....Kehidupan sedang menyulam kepedihanSebab eksistensi kesedihan yang menjadi-jadiApa yang mereka lakukan?Para raga berkimono seluruh badanMenguji ambang kesehatan kami Dan ...,Mengeksploitasi ketakutan penghuni bumiMereka yang dinyatakan positif, katanyaDiasingkan dalam ...

Rindu Doa Ayah – Yusuf

Puisi Karya Siswa Rindu Doa Ayah Pada senja itu, kau hilang dari sejuta tanya dari kami melarangmu pergi Juangmu menjadi syahid, meski jauh frontal sang maut bertameng besi Bulan pertama ...

Malam Terakhir Bersama Ayah – Rizki Aditya

Puisi Karya Siswa Malam Terakhir Bersama AyahMalam sunyi tak bersuaraSayup-sayup kudengar ringisan indah indahTak terasa meneteslah air mataKutak sanggup dan tak kuasaBerlinang, berjatuhan tak tertahankanSeketikakah jeritan dikumandangkanTangisan indah histeris pun ...

Cahaya Hidupku – Ibnus Shabil

Puisi Karya Siswa Cahaya HidupkuDengan apakah kubandingkan pengorbananmuOh Ayah....Dengan senja samar sepoi, pada masa purnamaMeningkat naik, setelah menghalaukanPanas payah terikAngin malam menghembus lemah  menyejuk badanMelambung rasa menayang pikir, membawa anganKe ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fill out this field
Fill out this field
Mohon masukan alamat email yang sah.
You need to agree with the terms to proceed

Menu